Minggu, 05 Juni 2016


Aplikasi Persediaan Stok Barang Pada Perusahaan Distibutor Otomotif  Menggunakan Netbeans IDE 8.0.2 dan Mysql 
database.

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
      Dalam perkembangan teknologi dalam bidang industri sangat pesat, Perkembangan teknologi saat ini merupakan dasar untuk mengembangkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kemajuan suatu negara didasarkan atas seberapa jauh ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai oleh negara tersebut. Hal ini sangat beralasan dikarenakan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan  dasar dari setiap aspek kehidupan manusia, akan tetapi masih banyak perusahaan yang mengalami kesulitan dalam memproses persediaan barang dalam gudang nya. Untuk pengolahan persediaan barang dan laporan yang terkait sangat memerlukan tingkat ketelitian dan ketepatan. Karena jika tidak barang akan berlebihan atau bahkan berkurang, terutama barang-barang yang tidak tahan lama.
“PT XXX”  ini bergerak dalam bidang penjualan Produk Sealant, yaitu produk yang berupa lem perekat untuk otomotif seperti pada bagian kaca mobil dan sudah menggunakan pengolahan data persediaan barang dengan sistem berbasis komputer tetapi belum maksimal, sehingga sering menimbulkan selisih dalam persediaan barang, mengalami keterlambatan informasi terutama yang menyangkut masalah laporan kepada pemilik “PT XXX” dan masih banyak penggunaan kertas dalam setiap pembuatan laporan.
      Oleh karena itu pemilik “PT XXX” akan merubah sistem lama menjadi sistem baru yang berbasis komputer secara maksimal, hal ini agar proses pendataan persediaan barang dapat berjalan dengan baik dan dapat membantu memproses data lebih cepat, tepat, teliti, cermat dan lebih efisien dalam waktu dan tenaga. Maka proses pengambilan keputusan oleh pemilik “PT XXX” menjadi cepat dan tepat serta akurat.
      Dalam proses perhitungan persediaan barang penulis menggunakan fasilitas software Netbeans IDE 8.0.2 dan Mysql database, karena software ini mempunyai kelebihan dalam penyimpanan data, dan perhitungan data lebih akurat.
            Dengan berlatar belakang masalah diatas maka, penulis mengambil judul tulisan “Aplikasi Persediaan Stok Barang Pada Perusahaan Distibutor Otomotif  Menggunakan Netbeans IDE 8.0.2 dan Mysql database “ .
1.2  Batasan Masalah
      Penulis membatasi permasalahan hanya mengenai proses perhitungan dan pengecekan persediaan barang pada “PT XXX”, dimulai dari memasukkan atau mengeluarkan data barang, data retur barang, data supplier, pembuatan laporan, dan pengecekan persediaan barang yang dapat di akses oleh bagian stock, dan pemilik “PT XXX”

1.3  Tujuan Penulisan
      Membuat sebuah program aplikasi perhitungan persediaan barang, adapun tujuan penulisan ilmiah ini adalah untuk proses pendataan persediaan barang dapat berjalan dengan baik dan dapat membantu memproses data lebih cepat, tepat, teliti, cermat, dan lebih efisien dalam waktu dan tenaga. Maka proses pengambilan keputusan oleh pemilik “PT XXX” menjadi cepat dan tepat serta akurat. Dengan menggunakan fasilitas software Netbeans IDE 8.0.2 dan Mysql database,  karena software ini mempunyai kelebihan dalam penyimpanan data, dan perhitungan data lebih akurat.

BAB II
LANDASAN TEORI


2.1 Konsep Dasar Sistem

2.1.1 Pengertian Sistem

Sistem merupakan kumpulan dari unsur atau elemen-elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan tertentu [10].
Seperti contoh :
1.      Sistem komputer yang terdiri dari : software, hardware, dan brainware
2.      Sistem akuntansi, dan lain-lain

Menurut Salisbury, sistem adalah komponen-komponen atau sekelompok bagian yang saling bekerja sama sebagai suatu kesatuan fungsi. Menurut John Mc Manama, sistem adalah suatu struktur konseptual yang secara teratur dari fungsi-fungsi yang memiliki keterhubungan yang bekerja sebagai kesatuan yang organik untuk mencapai hasil yang diinginkan efisien dan efektif. Menurut L. James Havery sistem adalah suatu prosedur rasional dan logis yang berguna merancang atau melakukan suatu rangkaian komponen yang memiliki keterhubungan antara yang satu dengan lainnya. Menurut J.C. Hinggins sistem adalah seperangkat bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berhubungan.

2.1.2 Syarat-Syarat Sistem

1.      Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan tujuan.
2.      Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.
3.      Adanya hubungan diantara elemen sistem.
4.      Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi, dan material) lebih penting dari pada elemen sistem.
5.      Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

2.1.3 Karakteristik Sistem

Karakteristik sistem adalah sistem yang mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan sistem, penghubung, masukan, keluaran, pengolah dan sasaran. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini yang merupakan karakteristik sistem.

1.      Komponen

Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia. Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.
2.      Boundary (Batasan Sistem)
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.
3.      Environment (lingkungan Luar Sistem)
Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.
4.      Interface (Penghubung Sistem)
Penghubung merupakan media perantara antar sub sistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu sub sistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berinteraksi dengan sub sistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.
5.      Input (Masukan)
            Masukan adalah energy yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Sinyal inputadalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.
6.      Output (Keluaran)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.
7.      Proses (Pengolahan Sistem)
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.
8.      Objective and Goal (Sasaran dan Tujuan Sistem)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.
2.1.4 Klarifikasi Sistem
1.      Sistem Abstrak(Abstract System)
Sistem Abstrak (Abstract System) merupakan sistem yang berupa suatu konsep atau gagasan, atau sistem yang berupa suatu ide-ide atau suatu pemikiran yang bersifat non fisik yaitu tidak terlihat secara fisik. Contohnya seperti Teologi yaitu suatu ilmu tentang ketuhanan atau suatu gagasan maupun suatu pemikiran tentang hubungan antara manusia dengan Tuhannya.
2.      Sistem Fisik Physical System)
Sistem Fisik (Physical System) merupakan sistem yang terlihat secara fisik contohnya seperti sistem akuntansi, sistem transportasi, sistem komputer, sistem produksi, dan lain-lainnya.
3.      Sistem Deterministik (Deterministic System)
Sistem Deterministik (Deterministic System) merupakan suatu sistem yang bergerak atau beroperasi dengan cara yang dapat diperkirakan secara tepat, dan dapat mengetahui interaksi yang terjadi pada setiap bagian-bagiannya. Contohnya yaitu sistem komputer.
4.      Sistem Probabilistik (Probabilistic System)
Sistem Probabilistik (Probabilistic System) merupakan suatu sistem yang tidak dapat memperkirakan hasil akhirnya atau kondisi masa depannya secara tepat karena memiliki unsur probabilitas (kemungkinan atau tidak tentu). Contohnya seperti sistem persediaan barang, sistem pemilihan presiden, dan lain sebagainya.
5.      Sistem terbuka (Open System)
Sistem terbuka (Open System) merupakan sistem yang berhubungan dan mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar untuk mendapatkan inputan dan melakukan proses sehingga menghasilkan keluaran. Karena sistem ini merupakan sistem yang mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar atau merupakan sistem yang terbuka, maka sistem ini harus memiliki pengendalian yang baik, sehingga secara relatif tertutup, karena sistem yang tertutup akan secara otomatis akan terbuka untuk pengaruh yang positif saja. Contohnya sistem keorganisasian.
6.      Sistem tertutup (Close System)
Sistem tertutup (Close System) kebalikan dari sistem terbuka, yaitu sistem yang tidak behubungan dan tidak mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar, sehingga sistem ini tidak melakukan pertukaran materi, energi, ataupun informasi, dan secara otomatis akan bekerja tanpa adanya campur tangan dari lingkungan luar. Contohnya reaksi kimia dalam sebuah tabung. Secara teoritis sistem tersebut ada, akan tetapi pada kenyataanya sistem tersebut tidak sepenuhnya tertutup, yang ada hanyalah relatively close system (sistem yang relatif tertutup atau tidak sepenuhnya tertutup).
7.      Sistem Alamiah (Natural System)
Sistem Alamiah (Natural System) merupakan sistem yang terjadi karena proses-proses alam tanpa adanya campur tangan manusia, karena memang tidak ada campur tangan manusia dan merupakan proses yang alamiah. Contohnya seperti rotasi perputaran bumi, sistem tatasurya, dan lain sebagainya.
8.      Sistem Buatan (Human Made System)
Sistem Buatan (Human Made System) merupakan sistem yang dirancang oleh manusia atau merupakan sistem yang proses terjadinya melibatkan campur tangan manusia. Sistem ini juga melibatkan mesin, sehingga sering kali disebut Human Machine System. Contohnya Sistem komputer.
2.2  Konsep Dasar Informasi
2.2.1 Pengertian Informasi


            Secara umum informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi merupakan data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengabilan keputusan.a
2.2.2 Ciri-Ciri Informasi
Menurut Davis, suatu informasi memiliki cirri-ciri antara lain :
1.      Benar atau salah
2.      Baru
3.      Tambahan
4.      Korektif
5.      Penegas

2.3  Kualitas Infromasi
Kualitas dari suatu informasi ditentukan oleh karakteristik- karakteristik, sebagai berikut.
1.      Akurat

berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan bagi orang yang menerima informasi tersebut. Selain itu juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.

Komponen akurat meliputi :
Completeness, berati informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kelengkapan yang baik, karena bila informasi yang dihasilkan sebagian-sebagian akan mempengaruhi dalam pengambilan keputusan.
Correctness, berati informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki kebenaran.
Security, berati informasi yang dihasilkan atau dibutuhkan harus memiliki keamanan

2.      Tepat waktu.

informasi yang diterima harus tepat pada waktunya, sebab informasi yang usang (terlambat) tidakmempunyai nilai yang baik, sehingga bila digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan akan dapatberakibat fatal. Saat ini mahalnya nilai informasidisebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan teknologi mutakhir untukmendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.

3.      Relevan

informasi harus mempunyai manfaat bagi si penerima. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu denganyang lainnya berbeda.

2.4  Konsep Dasar Sistem Informasi
2.4.1 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.
2.4.2 Komponen Sistem Informasi
Sistem infromasi mempunyai enam buah komponen atau yang disebut dengan blok bangunan (building block), dan keenam komponen ini harus ada bersama-sama dan membentuk satu kesatuan. Jika satu atau lebih komponen tidak dapat melakukan fungsinya, yaitu pengolahan data dan tidak dapat mencapai tujuannya, yaitu menghasilkan informasi yang relevan, tepat waktu dan akurat.
Komponen-komponen sistem informasi tersebut antara lain adalah :
1.      Blok masukkan
2.      Blok model
3.      Blok keluaran
4.      Blok teknologi
5.      Blok basis data
6.      Blok kendali

2.4.3 Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen
            Sistem informasi manajemen digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida diamana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan ketiga terdiri dari simber daya sistem informasi untuk membantu perancangan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi untuk mendukung perancangan dan kebijakan oleh tingkat manajemen.
            Adapun beberapa definisi tentang sistem informasi manajemen, yaitu : suatu sistem informasi yang menyediakan informasi baik untuk kebutuhan manajerial maupun kebutuhan operasi. Sistem informasi manajemen adalah kumpulan-kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen.
            Dari definisi-definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sistem manusia atau mesin yang terpadu untuk menyajikan informasi yang berguna untuk mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini menggunakan perangkat keras, perangkat lunak computer, prosedur pedoman, model manajemen pengamblan keputusan, dan sebuah database.

2.5  Konsep Dasar Basis Data

2.5.1        Pengertian Basis Data
            Basis data atau database merupakan sekumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan dihardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu bagi pengguna.

2.5.2        Objek Basis Data
Selain bertujuan untuk memperoleh kembali data yang dicari dengan mudah dan cepat, pemanfaatan basis data juga memiliki tujuan-tujuan lain sebagai berikut :
  1. Kecepatan dan kemudahan (speed)


            Dengan menggunakan basis data pengambilan informasi dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Basis data memiliki kemampuan dalam mengelompokan, mengurutkan bahkan perhitungan dengan metematika. Dengan perancangan yang benar, maka penyajian informasi akan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.

  1. Kebersamaan pemakai

            Sebuah basis data dapat digunakan oleh banyak user san banyak aplikasi. Untuk data-data yang diperlukan oleh banyak orang/bagian. Tidak perlu dilakukan pencatatan dimasing-masing bagian, tetapi cukup dengan satu basis data untuk dipakai bersama. Misalnya data mahasiswa dalam suatu perguruan tinggi, dibutuhkan oleh banyak bagian, diantaranya: bagian akademik, bagian keuangan, bagian kemahasiswaan, dan perpustakaan. Tidak harus semua bagian ini memiliki catatan dan semua bagian bisa mengakses data tersebut sesuai dengan keperluannya.

  1. Pemusatan control data

            karena cukup dengan satu basis data unutk banyak keperluan, pengontrolan terhadap data juga cukup dilakuan di satu tempat saja. Jika ada perubahan data alamat mahasiswa misalnya, maka tidak perlu kita meng-update semua data dimasing-masing bagian tetapi cukup hanya disatu basis data.

  1. Efesiensi ruang penyimpanan (space)

            Dengan pemakain bersama, kita tidak perlu menyediakan tempat penyimpanan diberbagai tempat, tetapi cukup satu saja sehingga ini akan menghemat ruang penyimpanan data yang dimilikioleh sebuah organisasi. Dengan teknik perancangan basis data yang benar, kita akan menyederhanakan penyimpanan sehingga tidak semua data harus disimpan.

  1. Keakuratan (Accuracy)

            Penerapan secara ketat aturan tipe data, domain data, keunikan data, hubungan antara data, dan lain-lain, dapat menekan keakuratan dalam pemasukan/penyimpanan data.

  1. Ketersediaan (availability)

            Dengan basis data kita dapat mem-backup data, memilah-milah data mana yang masih diperlukan dan data mana yang perlu kita simpan ke tempat lain. Hal ini mengingat pertumbuhan transaksi suatu organisasi dari waktu ke waktu membutuhkan media penyimpanan yang semakin besar.

  1. Keamanan (Security)

            Kebanyakan DBMS dilengkapi dengan fasilitas manajemen pengguna diberikan hak akses yang berbeda-beda sesuai dengan pengguna dan posisinya. Basis data bisa diberikan passwordnya untuk membatasi orang yang mengaksesnya.

  1. Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru

            Pengguna basis data merupakan bagian dari perkembangan teknologi. Dengan adanya basis data pembuatan aplikasi bisa memanfaatkan kemampuan dari DBMS, sehingga pembuatan aplikasi tidak perlu mengurusi penyimpanan data, tetapi cukup mengatur interface untuk pengguna.

  1. Pemakain secara langsung

            Basis data memiliki fasilitas untuk melihat datanya secara langsung dengan tool yang disediakan oleh DBMS. Untuk melihat data, langsung ke table ataupun menggunakan query. Biasanya yang menggunakan fasilitas ini adalah user yang sudah ahli, atau database administrator.

  1. Kebebasan data (Data Independence)

            Jika sebuah program telah selesai dibuat, dan ternyata ada perubahan isi/struktur data. Maka dengan basis data, perubahan ini hanya perlu dilakukan pada level DBMS tanpa harus membongkar kembali program aplikasinya.

  1. User view

            Basis data penyediaan pandangan yang berbeda-beda untuk tiap-tiap pengguna. Misalnya kita memiliki data-data dari perusahaan yang bergerak dibidang retail. Data yang ada berupa data barang, penjualan, dan pembelian. Ada beberapa jenis pengguna yang memerlukan informasi terkait dengan data perusahaan tresebut. Mereka adalah pelanggan, kasir, bagian gudang, bagian akutansi dan manajer. Tidak semua data boleh diakses oleh semua pengguna. Misalnya kasir dia hanya boleh berhak melihat informasi nama barang dan harga jualnya. Sementara itu dia berhak untuk memasukan data penjualan . berbeda dengan pelanggan yang hanya melihat data keberadaan barang dan harga jual tetapi tidak berhak memasukan atau merubah data. Sementara itu bagian akutansi berhak melihat keuntungan dari tiap-tiap barang untuk menganalisa data akutansinya.Basis data mampu memberikan layanan organisasi seperti ini.

2.5.3        Komponen Basis Data

Komponen basis data terdiri dari beberapa komponen, yaitu :
  1. Perangkat Keras(hardware).
  2. Sistem Operasi
  3. Data
  4. Sistem Pengelolahan Basis Data(DBMS)
  5. Pemakai(user)
  6. Aplikasi(perangkat lunak)

2.5.4        Sistem Pengolahan Data

            Pengolahan data merupakan rangkaian operasi atas informasi yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan sistem pengolahan data terdiri dari 2 bagian dan akan dijabarkan sebagai berikut :
  1. Pengumpulan Data
  2. Manipulasi
2.8  Perangkat lunak yang digunakan

  1. Netbeans IDE 8.1
NetBeans adalah Integrated Development Environment (IDE) berbasiskan Java dari Sun Microsystems yang berjalan di atas Swing. Swing sebuah teknologi Java untuk pengembangan aplikasi Desktop yang dapat bejalan di berbagai macam platforms seperti Windows, Linux, Mac OS X and Solaris. Suatu IDE adalah lingkup pemrograman yang diintegrasikan kedalam suatu aplikasi perangkat lunak yang menyediakan pembangun Graphic User Interface (GUI), suatu text atau kode editor, suatu compiler atau interpreter dan suatu debugger. Netbeans merupakan software development yang Open Source, dengan kata lain software ini di bawah pengembangan bersama, bebas biaya NetBeans merupakan sebuah proyek kode terbuka yang sukses dengan pengguna yang sangat luas, komunitas yang terus tumbuh, dan memiliki hampir 100 mitra. Sun Microsystems mendirikan proyek kode terbuka NetBeans pada bulan Juni 2000 dan terus menjadi sponsor utama.

  1. XAMPP
            XAMPP adalah perangkat lunak bebas yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan campuran dari beberapa program. Yang mempunyai fungsi sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri dari program MySQL database, Apache HTTP Server, dan penerjemah ditulis dalam bahasa pemrograman PHP dan Perl.Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia di bawah General Public License(GNU) dan bebas, adalah mudah untuk menggunakan web server yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis

  1. MySQL
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
  1. JDBC MySQL
Dalam pembuatan aplikasi java dibutuhkan penghubung antara aplikasi dan basis data pengehubung tersebut adalah JDBC
  1. Java
Java adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsysytems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada computer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Kita lebih menyukai Java sebagai sebuah teknologi disbanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu: · Programming-language specification · Application-programming interface · Virtual-machine specification JDK (Java Development Kit) Java Development Kit (JDK) adalah Sun Microsystems produk ditujukan untuk pengembang Java. Sejak diperkenalkannya Java, telah jauh SDK Java yang paling banyak digunakan. Pada tanggal 17 November 2006, Sun mengumumkan bahwa akan dirilis di bawah GNU General Public License (GPL), sehingga membuat perangkat lunak bebas. Hal ini terjadi sebagian besar pada tanggal 8 Mei 2007 [3]; Sun kontribusi kode sumber untuk JDKOpen. JRL (Java Research License) JRL (Java Research License) ini dibuat khusus untuk universitas dan peneliti yang ingin menggunakan teknologi Java [tm] sebagai subyek pembelajaran dan penelitian.
Ditulis untuk menyederhanakan dan bersantai persyaratan bagian yang ada “penelitian” dari SCSL saat ini. JRL adalah lisensi yang diciptakan khusus untuk universitas dan peneliti yang ingin menggunakan teknologi Java sebagai subyek pembelajaran dan penelitian. itu ditulis untuk menyederhanakan dan bersantai persyaratan bagian yang ada “penelitian” dari SCSL saat ini. NetBeans NetBeans mengacu pada kedua kerangka platform untuk aplikasi desktop Java, dan sebuah lingkungan pengembangan terpadu (IDE) untuk pengembangan dengan Java, JavaScript, PHP, Python, Ruby, Groovy, C, C + +, Scala, Clojure, dan lain-lain. NetBeans IDE ditulis dalam Java dan berjalan di mana-mana di mana JVM yang diinstal, termasuk Windows, Mac OS, Linux, dan Solaris. Sebuah JDK diperlukan untuk pengembangan fungsionalitas Jawa, tetapi tidak diperlukan untuk pembangunan di bahasa pemrograman lain. Platform NetBeans memungkinkan aplikasi untuk dikembangkan dari satu set komponen perangkat lunak moduler yang disebut modul. Aplikasi berbasis platform NetBeans (termasuk IDE NetBeans) dapat diperpanjang oleh pengembang pihak ketiga.
Bab III
Metodelogi Penulisan
1.1  Motode Penulisan
Adapun metode ilmiah ini adalah :

1.      Analisi dan Pengumpulan Data :
a)      Study Pustaka : Mengumpulkan informasi dengan membaca buku, artikel dari internet, jurnal ilmiah, dan sebagainya.
b)      Study Lapangan : penulis melakukan pengamatan secara langsung dengan cara mempelajari proses perhitungan persediaan barang “PT XXX”, mempelajari datanya dan mempelajari manajemen perhitungan persediaan barang.
2.      Perancangan
Penulis melakukan perancangan konsep dari aplikasi agar mudah untuk dipahami dan digunakan oleh pengguna serta merancang algoritma program menggunakan flow chart dan UML .

3.      Perangkat yang dibutuhkan
·         Laptop dengan OS windows 7 Ultimate 64-bit.
·         Software Netbeans IDE 8.0.2.
·         Software dan Mysql database .
·         Software Adobe Photoshop.

4.      Uji Coba
Pada tahap ini adalah proses pengujian aplikasi yang sudah dibuat oleh penulis agar dapat mengetahui hasil program aplikasi sesuai dengan yang diinginkan.
1.2  Sistematika Penulisan
Dalam penulisan ini, agar lebih baik dan terstruktur dalam penulisannya maka Penulisan Ilmiah ini dibuat terperinci dan terdiri dari 4 BAB dan memiliki sub bab serta penjelasan pada setiap bab. Maka sistematika dari penulisan ini adalah :

1.      PENDAHULUAN
Menjelaskan tentang latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan penulsan, metode penelitian, dan sistematika penulisan ilmiah.

2.      LANDASAN TEORI
Menjelaskan teori-teori dasar dari perancangan program persediaan stock barang pada “PT XXX” dengan menggunakan Netbeans IDE 8.0.2 dan Mysql database. Dasar teori ini akan berguna sebagai acuan dari pembahasan pada bab selanjutnya.

3.      ANALISA DAN PEMBAHASAN
Menjelaskan analisa masalah, pembahasan masalah, membuat aplikasi program persediaan barang digudang, dan membuat flowchart, dan UML

4.      PENUTUP
Berisikan kesimpulan, dan saran-saran dari pembahasan serta saran-saran untuk perbaikan.






Minggu, 17 April 2016

RESENSI NOVEL ANNOYING BOY

1.     Ratnawati Inesia Pratiwi - 17113319

2.     Rezky Hermawan – 17113533

RESENSI NOVEL ANNOYING BOY

A.    Identitas Novel
Judul               : Annoying Boy
Penulis             : Inesia Pratiwi
ISBN               : 978-602-6940-17-9
Penerbit           : Bintang Media
Penyunting      : Maskur Priatna
Tahun Terbit    : Maret 2016
Tebal               : 428 Halaman
Harga              : Rp 79.500,-
Cover              : 

B.    Sinopsis Novel

Cerita bermula ketika di suatu pagi, di koridor sekolah, Asyraf secara sepihak mengumumkan kepada murid sekolah bahwa Veera adalah kekasih barunya. Hal itu dia lakukan demi menghindar dari kejaran mantan kekasihnya, Bella. Pengumuman itu sontak mengejutkan semua murid, termasuk juga Veera. Bagi murid lain, kejadian ini mungkin akan sangat menguntungkan jika dengan tiba-tiba seorang Asyraf yang merupakan salah satu cowok paling populer di SMA Merpati mengakuinya sebagai pacar. Masalahnya bagi Veera, ini adalah sebuah bencana. Untuk sebuah alasan di masa lalu, Veera sangat membenci Asyraf, karena dulu Asyraf pernah meninggalkannya tanpa pamit dan tanpa alasan ketika hujan. Membuatnya selama bertahun-tahun jadi membenci hujan.
Kesialan demi kesialan pun datang ke hidup Veera, semuanya akibat ulah Bella yang merasa tidak terima karena rival barunya dalam mengejar Asyraf kini hanyalah seorang gadis biasa seperti Veera. Mulai dari penghinaan, pembullyan, sampai ke percobaan pembunuhan sudah dilakukan Bella untuk menyingkirkan Veera.
Akhirnya Veera mulai jengah dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan palsunya dengan Asyraf. Asyraf setuju, karena akhirnya dia juga berpikir usaha yang dilakukannya ini tetap saja tidak dapat menghentikan Bella. Keduanya pun kembali menjadi orang asing seperti semula. Padahal, di masa lalu mereka bagaikan dua orang yang tak dapat dipisahkan. Asyraf seolah-olah telah melupakan Veera dan kenangan mereka dulu.
Salah satu band sekolah yang dibentuk dari ketiga cowok populer SMA Merpati; Asyraf, Rico dan Evan yang juga saling bersahabat itu tiba-tiba kehabisan ide untuk penampilan mereka saat ulangtahun sekolah minggu depan. Disamping itu, semenjak putus dengan Asyraf, Evan mulai tertarik dengan Veera dan mendekatinya secara perlahan. Lalu suatu hari, Evan menemukan sebuah fakta bahwa ternyata Veera pandai menulis puisi dan memusikalisasikannya. Sebuah ide pun muncul di kepalanya. Dia mengajak Veera untuk ikut bergabung dengan band mereka di acara ulangtahun sekolah.
Hari-hari yang dilalui Veera bersama Asyraf saat latihan band membuat ketegangan mulai mengikis di antara mereka. Meskipun Asyraf tetap saja dingin dan cuek, terkadang sisi hangatnya mulai dia tunjukkan kepada Veera. Terlebih ketika melihat Evan mulai melancarkan aksinya mendekati Veera, Asyraf mulai merasa kepanasan.
Di suatu senja, Veera terpaksa harus diantar pulang oleh Asyraf. Dan di perjalanan, Asyraf menghentikan motornya di flyover dan menikmati senja di tembok pembatas flyover. Sejak saat itu, Veera merasakan ada sesuatu yang aneh. Dia merasa Asyraf seperti bukan Asyraf yang dia kenal dulu, sangat berbeda. Asyraf seperti terlahir kembali karena buktinya Asyraf telah melupakan kenangan mereka dulu, bahkan melupakan dirinya yang pernah ada di masa lalunya. Veera pun menyimpulkan bahwa Asyraf telah kehilangan ingatannya.
Veera mencoba menguak apa yang terjadi sehingga Asyraf bisa kehilangan ingatannya, sambil juga mencoba membangkitkan kisah cinta mereka lagi seperti dulu. Namun sayangnya, Bella sudah lebih dulu beraksi. Bella membuat rencana licik yang membuat kesalahpahaman di antara Asyraf dan Veera dengan mengirimi Veera sebuah foto yang sangat menjijikan.
Ketika Asyraf ingin menemui Veera lagi, Veera mengusirnya pergi dari hidupnya. Asyraf menyerah, akhirnya dia memutuskan untuk benar-benar pergi dari hidup Veera dan tidak muncul lagi di sekolah ataupun di depan wajah Veera.
Di hari ketujuh kepergian Asyraf, Rico muncul di depan Veera dan menjelaskan semua yang terjadi kepada Veera. Tentang bagaimana perasaan Asyraf yang sesungguhnya kepada Veera, tentang apa hubungan Asyraf dan Bella yang sebenarnya, tentang siapa Asyraf yang sebenarnya dan ke mana sekarang Asyraf pergi.
Veera benar-benar merasa menyesal. Di bawah hujan, untuk kedua kalinya dia kembali ditinggalkan oleh Asyraf. Namun semua itu bukanlah akhir, karena tiba-tiba ada seseorang datang untuk menutup kisah ini dengan membawa sebuah kejutan besar. Membuat Veera untuk pertama kalinya tidak lagi membenci hujan.

C.     Unsur Intrinstik
1.      Tema : Petualangan Cinta
Novel ini menceritakan tentang perjalanan cinta dan bagaimana menghargai perasaan cinta agar tidak menyesalinya.

2.      Penokohan :
a.       Asyraf
Watak : dingin, cuek, tidak peduli keadaan sekitar, tampan, pintar, mudah tersulut emosi, mencintai musik, memiliki perasaan yang sulit ditebak, diam-diam menyimpan sejuta kejutan.
b.      Veera
Watak : jutek, santai, agak cuek, pandai menyimpan perasaan, memiliki jiwa sastra yang baik, mencintai musik.
c.       Bella
Watak : kejam, ambisius, tidak suka tersaingi, tidak mau menerima kenyataan, licik.
d.      Rico
Watak : santai, easy going, banyak bicara, lucu, pandai tebar pesona, diam-diam peduli dengan orang sekitar.
e.       Evan
Watak : kalem, baik, pendiam, ramah, bijak, mudah mencintai, mudah pasrah.
f.       Angie
Watak : ceria, bawel, mudah mengagumi cowok tampan.

3.      Latar
a.       Latar tempat    : sekolah, rumah, jalanan, studio band, halte bus, warung kopi.
b.      Latar suasana : sedih, bahagia, haru, tegang, romantis.
c.       Latar waktu     : pagi, sore, siang, malam, senja.

4.      Alur : Maju
Tidak ada narasi yang menceritakan kejadian di masa lalu.

5.      Sudut pandang : Orang ketiga tunggal.

6.      Amanat :
Hargai perasaan oranglain sebelum terlambat, sebelum orang itu telah pergi. Dan jangan membenci sesuatu yang tidak sepenuhnya dimengerti. Cari tahu lebih dulu tentang apa yang sebenarnya terjadi.

D.     Unsur Ektrinsik
Biografi penulis
Inesia Pratiwi yang lahir di Jakarta pada tanggal 31 Agustus 1995, berusia 20 tahun. Sedang mengenyam pendidikan semester 6 di Universitas Gunadarma jurusan Sistem Informasi. Novel annoying boy ini adalah novel yang pertama kali dipublishnya di jejaring sosial khusus para penulis bernama ‘wattpad’ pada bulan Juli 2015. Annoying boy ditulis selama 3 bulan dan terinspirasi dari seseorang di kehidupan nyatanya sewaktu sekolah. Ines memutuskan untuk mengenangnya ke dalam novel yang kemudian pada bulan Februari 2016 dilirik oleh salah satu editor untuk diterbitkan.

E      Kelebihan dan Kekurangan Novel
a.       Kelebihan
Novel ini dibuat dengan alur yang sangat baik. Penggambaran situasi dan penokohannya sangat jelas. Pembaca seolah dapat merasakan benar-benar dibawa masuk ke dalam novel tersebut. Beberapa puisi yang ditulis juga terkesan sederhana namun bermakna dalam. Tidak perlu memakai kiasan dan diksi kata yang berlebihan, puisi-puisi itu mampu membuat pembaca tersenyum dan juga terharu. Dan yang paling penting dari semuanya adalah novel ini memiliki plot twist, endingnya benar-benar diluar dugaan. Jauh dari ekspetasi ketika pembaca mulai membaca dari halaman pertamanya. Mengejutkan dan keren.

b.      Kekurangan
Sebagian orang mungkin malas membaca novel ini karena ketebalannya. Dan di chapter-chapter awal cerita ini mungkin terkesan mainstream.